Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , , , , , , » Harga Buah Di Grobogan Melambung Karena Langka & Stok Terbatas

Harga Buah Di Grobogan Melambung Karena Langka & Stok Terbatas

Harga buah naik jelang
Hari Natal & Tahun Baru
Grobogan Metro Realita Cyber
Tepat hari selasa (20/12) pukul 19.30 WIB Buah impor seperti jeruk kecil yang dikenal warga Grobogan buah santang dari cina harga Rp180.000/box sekarang Rp 200.000/box,kelengkeng thailand Rp 315.000/box yang mualnya Rp 280.000/box ,sementara harga
buab pir dan apel masih biasa.
Menjelang Tahun Baru 2016, harga berbagai buah di Kabupaten Grobogan mulai mengalami kenaikan, khususnya buah-buahan lokal seperti apel, pisang dan jeruk. Selain harga yang semakin mahal, stok buah juga terbatas.
Pak Min (40)pedagang Buah di kios toko depan pasar induk Purwodadi tepat Jalan A.Yani mengatakan“Harga buah mengalami kenaikan hingga Rp 2000 per kilogramnya itupun bervariasi tergantung langkanya buah dan pasokan yang dikirim ke Purwodadi grobogan,biasanya pengiriman buah impor dari luar seperti thailand dan cina melalui pelabuhan surabaya baru kemudian didistribusikan ke jawa tengah dan Jakarta,kalau dulu bisa langsung ke jakarta sekarang harus melalui Pelabuhan Surabaya dulu itu sudah menjadi peraturan pemerintah indonesia,kalau stok buah dikirim dari pelabuhan Jakarta maka akan terjadi kelangkaan buah,untuk buah jeruk kecil yang biasa disebut santang dari china dari kemarin stoknya kurang."ungkap pak min pedagang asli cepu yang buka Grosir Buah di Purwodadi.
Nining mengaku kenaikannya hanya di kisarkan Rp 2000 per kilogramnya. “Belum tahu nantinya akan naik lagi atau tidak,” ungkapnya.
Pak Min  mengakui, kenaikan harga tidak mempengaruhi penjualannya. Masih banyak warga yang mencari buah untuk memenuhi kebutuhan keluarga namun pembeli tetap banyak, tapi stok barangnya kadang tidak ada di agen,buah yang dia cari tidak ada di agen karena stok yang terbatas sedangkan peminat buah begitu banyak.
Dia memperkirakan, langkanya stok buah karena menjelang tahun baru."tambahnya
Harga jeruk yang semula hanya Rp 20 ribu, kini menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Harga apel yang mulanya Rp 35 ribu, kini Rp 38 ribu per kilogramnya. Alpukat yang mulanya Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu per kilogram.
Semangka masih tetap Rp 7 ribu per kilogram. Mangga naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp15 ribu Rp18 ribu sesuai sengan kualitas barang.
Sementara untuk buah lainnya seperti buah Pir ,Apel dan mangga masih dijual dengan harga standar sedangkan sawo juga harganya masih sama Rp 15 ribu per kilogramnya, juga harga jambu tetap di angka Rp 15 ribu per kilogram,kenaikannya harga hanya di kisarkan Rp 2000/kg.
Kenaikan harga tidak mempengaruhi penjualan pedagang buah namun hingga sampai saat ini masih banyak warga yang mencari buah namun stoknya juga terbatas.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...