Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , , , , , » Harga Gabah Turun Rp.2.600/Kilo Sedang Harga Katul Naik Rp.3000/Kilo

Harga Gabah Turun Rp.2.600/Kilo Sedang Harga Katul Naik Rp.3000/Kilo

Harga gabah turun,petani sulit mengeringkan
Gabah pada musim penghujan
Grobogan Metro Realita
Harga gabah kering panen di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, turun Rp2.600 per kilogram memasuki sedangkan harga katul naik menjadi Rp.3000/Kilogram menjelang februari 2017.
Penurunan harga gabah
dibanding dengan harga katul sangat memukul petani Desa Menduran dan Desa Getasrejo Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan.
Penurunan harga gabah disebabkan karena tidak ada panas dan sering terjadi hujan sehingga saat ini Sabtu (18/2/2017) petani sulit mengeringkan hasil pertanianya.
 Turunya harga gabah dan naiknya harga katul disebabkan karena lahan pertanian sering kebanjiran, "Harga gabah pada Februari 2017 mengalami penurunan rata-rata Rp2.600 per kilogram dibandingvpada bulan Desember 2016 faktor utamanya karena beberapa daerah sudah panen dan belum masa panen di daerah banjir sehingga petani memutuskan untuk memanenya ,dan hari ini harga gabah anjlok lebih murah dibanfing dengan harga katul."kata seorang petani Seno (45) warga Getasrejo Kecamatan Brati Grobogan.

Petani Grobogan yang sawahnya tak terendam air bisa memanen hasilnya sedangkan petani yang sawagnya terendam banjir masih kesulitan menjual hasil panenya,karena gabah dari para petani karena belum memasuki masa panen raya sudah terendam banjir dan tidak ada panas sehingga sulit dalam proses pengeringan.

Pemilik penggilingan padi yang model panggilan Desa Getasrejo Brati Tejo (45) mengatakan ."meskipun harga gabah telah turun,namun mesin giling yang harga yang berlaku saat ini masih tinggi karena kebutuhan solar dan tenaga,stok gabah berlebihan namun harga katul tinggi sehingga banyak petani yang mengutamakan kebutuhan katul, dengan harga gabah turun sekarang pihaknya tidak mendapat untung dari proses penggilingan padi. "Kami hanya mendapat untung dari penjualan bekatul dan sekam hasil proses penggilingan," kata Tejo.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...