Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , , , , » Pedagang Sedih Harga Cabe Naik Stok Terbatas,Petani Mengeluh Grobogan Langganan Banjir

Pedagang Sedih Harga Cabe Naik Stok Terbatas,Petani Mengeluh Grobogan Langganan Banjir

Cabe rawit harga melinjak tajam di pasar tradional
Temon Brati Km 5 Purwodadi Pati Jawa Tengah
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah  hari ini (6/2) 2017  mencapai Rp130 ribu tiap kilogramnya.
Naiknya haga cabe tersebut dipicu oleh cuaca buruk,karena ladang petani Kabupaten Grobogan terkena banjir dan hujan diguyur hujan terus
menerus.
Pasar Temon Brati KM 5 Jalan Purwodadi Pati
Kenaikan harga cabai rawit merah di pasar induk Purwodadi dan Pasar Tradisional Desa Temon Brati di KM 5 tersebut masih bertahan di Rp 130 ribu setiap kilogramnya.Hal tersebut juga diakibatkan karena terbatasnya pasokan dari daerah penghasil.
Warsio(37) petani cabe asal Brati,beberapa bulan lalu di Brati Dan Klambu Petani bisa meraup keuntungan menanam buah melon ,namun kali ini ladang saya sebagian saya tanami cabe,karena sering hujan dan banjir maka petani gagal panen bahkan produksinya tidak memuaskan, sehingga  kami tak bisa memenuhi cabe ke pedagang dipasar kalau cuaca mulai bersahabat, petani bisa panen cabe." harapnya.

Pedagang Pasar Temon Brati sudah ‎mulai mengeluh,mereka  mengaku, jika stok cabai sudah benar-benar kosong, dan harganya makin hari melambung maka akan beralih dengan berdagang saur rempah lainya.
Pedagan di Lapak Pasar Temon Hartatik (34) mengatakan."meminta pemerintah Kabupaten Grobogan dapat memperhatikan nasib petani."mbok ya o pemerintah dapat menanggulangi banjir ,tiap hujan selalu banjir maka hal ini akan membuat petani gagal panen, "Berilah bantuan dan pengarahan kepada petani supaya semangat nanam cabai serta diberi bantuan modal bagi pedagang dan petani agar bisa jadi solusi menanam cabe dan tidak mengandalkan cabe impor."Kata Hartatik

Kenaikan harga Cabe yang sangat‎ berpotensi terus melambung dari Rp 130/kilo dikhawatirkan bisa mencapai Rp 200/kilo,Penyebab kenaikan harga cabai ini karena menurunya pasokan cabe di pasar dengan kebutuhan yang diperlukan akibat curah hujan tinggi di sejumlah sentra produksi cabai.
Harga ini akan terus bergerak naik karena supply tidak seimbang.Banyak petani Grobogan yang mengalami gagal panen, bahkan sering terjadi banjir di wilayah penghasil dan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan produksi berkurang
Cabe merupakan salah ‎jenis sayuran dan buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat bila permintaan semakin tinggi, harganya akan semakin naik,Cara mengatasi kenaikan harga cabe adalah menanggulangi banjir di Kabupaten Grobogan,supaya tanaman cabe petani tak terendam lagi.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...