Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , » Kurangnya Tenaga Penyuluh Di Pertanian Grobogan, Komandan Kodim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi Berjanji Siap Menjadi Tenaga Pendampingan

Kurangnya Tenaga Penyuluh Di Pertanian Grobogan, Komandan Kodim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi Berjanji Siap Menjadi Tenaga Pendampingan

Letkol Arm Teguh Cahyadi Siap Menjadi Pendampingan Pertanian Grobogan
Grobogan Metro Realita Cyber
Dandim 0717 Purwodadi Dampingi Bupati Grobogan Dalam Penyerahan Bantuan Benih Padi Hibrida serta Alat Mesin Pertanian tahun 2017.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (27/12) 2017 pukul 13.00 Wib di halaman kantor dinas
Pertanian Kabupaten Grobogan.Selain Penyerahan Bantuan Benih dan alat pertanian juga dilksanakan  Pengukuhan Penyuluh Pertanian Swadaya.

Hadir dalam acara tersebut
Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni, SH, MM, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi,Ass II Sekda Kab. Grobogan.Kepala Dinas Pertanian Ir. Edy Sudaryanto,Pasiter Kodim 0717 Purwodadi Kapten Inf M.Jumar.Penyuluh swadaya se Kabupaten Grobogan, Perwakilan kelompok tani yang mendapatkan bantuan beserta undangan yang hadir sekitar 250 orang.

Dalam sambutanya Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni SH.MM mengatakan."kelompok tani dari 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan agar bantuan yang diberikan ini dapat menjadi sumber motivasi bagi petani untuk bekerja lebih giat dalam meningkatkan produksi pertanian demi terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Grobogan serta Kebutuhan alat mesin pertanian saat ini tidak dapat dihindari sangat bagus untuk membantu kerja di sektor pertanian karena luasnya areal lahan pertanian yang diolah.Dengan Penyuluh swadaya yang telah dikukuhkan hari ini semoga bisa mensukseskan program ketahanan pangan dibidang pertanian."ungkap Sri

Komandan Kodim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi dalam kesempatan pidatonya mengatakan."
Melalui para Babinsa siap menjadi pendamping dengan tenaga penyuluh swadaya, dan para petani guna mensukseskan program ketahanan Pangan sehingga dalam meningkatkan kegiatan dibidang ketahanan pangan yang sedang kita lakukan ini merupakan kegiatan program Nasional,TNI juga dapat membantu lahan pertanian atau pengelolaan lahan apabila suatu daerah mengalami kesulitan dalam pengelolaan, personel kami akan segera bergerak langsung kelapangan,dalam melaksanakan pembangunan, pemeliharaan, dan pengawasan infrastruktur pertanian, seperti saluran irigasi (pengairan) yang rusak segera laporkan terhadap kami, kami akan terjun ke lokasi, kalau memang ada perintah untuk membangun kita siap untuk menjadi tenaga penyuluh swadaya dipertanian agar dapat membangun Kabupaten Grobogan,begitu juga pemeliharaan dan pengawasan mari kita kerjakan secara bergotong royong,tuturnya.

Kadinas Pertanian Kabupaten Grobogan Ir. Edy Sudaryanto menyampaikan."Tenaga  Penyuluh Pertanian ASN sebanyak 54 orang dan Penyuluh Pertanian THL TBPP sebanyak 38 orang. Sehingga jumlah semuanya 92 orang. Jumlah tersebut masih jauh dari ketentuan yang tertuang dalam PP No.72 Tahun 2011 tentang Pedoman Formasi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, yang menetapkan satu desa/kelurahan adalah satu orang Penyuluh Pertanian. Dengan jumlah desa/kelurahan sebanyak 280 Desa/Kelurahan, berarti masih defisit 188 orang.Untuk menutupi kekurangan tersebut, pada Tahun 2015 telah dikukuhkan Penyuluh Pertanian Swadaya sebanyak 70 orang. Dan insyaallah, Tahun 2017 ini akan dikukuhkan lagi sebanyak 73 orang. Dengan demikian seluruh kekuatan penyuluh kita akan manjadi 235 orang. Yang berarti 84% terhadap ketentuan jumlah penyuluh yang diamanatkan PP No 72 Tahun 2011, atau masih kekurangan 45 orang penyuluh lagi, Pembangunan pertanian tidak bisa lagi hanya bertumpu pada peningkatann produksi, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan nilai tambah dan pengelolaan pemasaran yang baik.Kabupaten Grobogan ditetapkan sebagai Kawasan Pertanian untuk 7 (tujuh) Komoditas Strategis Nasional, yaitu Padi, Kedelai, Jagung, Bawang Merah, Cabai, Tebu dan Sapi Potong,Komoditas Prioritas Daerah, yaitu Kacang Hijau, Melon, Semangka, Tembakau, Pisang, Jambu Air dan Kelapa.
Kami berharap Penyuluh Pertanian, baik Penyuluh Pertanian ASN, Penyuluh THL maupun Penyuluh Pertanian Swadaya adalah mendampingi petani melalui wadah kelompok tani.Karena jumlah petani yang harus didampingi lebih kurang sebanyak 192.459 keluarga tani yang tergabung pada 1.630 kelompok tani. Pada kenyataannya masih banyak kelompok tani yang belum menunjukkan kinerja yang baik dan perlu dilakukan revitalisasi."ungkap Edy.(Goes RH)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...