Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , » No impor...! Penyebab Harga Jual Beras Petani Anjlok...! Mentri Pertanian Tekan TNI Dan Polri Penanggung Jawab Khusus Berhasilnya Komoditas Pertanian Di Grobogan

No impor...! Penyebab Harga Jual Beras Petani Anjlok...! Mentri Pertanian Tekan TNI Dan Polri Penanggung Jawab Khusus Berhasilnya Komoditas Pertanian Di Grobogan

Mentri Pertanian Berkunjung Ke Kabupaten Grobogan Desa Menduran Kec.Brati
Menteri Pertanian Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman M.P.berserta rombongan Bulog berkunjung ke Kabupaten Grobogan Jawa Tengah pada pukul 14.30 WIB  selasa sore (23/1)2018.

Setelah sampai Pendopo Mentan bersama rombongan langsung menuju Areal Persawahan Desa Menduran Kecamatan Brati Grobogan.

Setelah sampai lokasi Mentan melihat hasil panen da disambut sorak petani Grobogan.

Muspida dan Bersama Bupati Grobogan langsung mengiringi Mentan dan Rombogan menuju Lahan Pertanian Penduduk Desa Menduran.

Dalam sambutanya Bupati Grobogan Hj.Sri Sumarni SH.MM mengatakan."Kami berterima kasih kunjungan
Mentan dan Rombongan,harapan kami petani di Grobogan bisa sukses dengan menolak beras impor.
Karena hasil panen petani di Kabupaten Grobogan sangat melimpah karena luas lahan Kabupatrn Grobogan pada Januari 2018 yang siap panen mencapai produksi bulan Januari 24163 ton ,hingga 36450 ton
Sebagai contoh, hasil panen tanaman padi di Kudus saja cukup melimpah karena luas lahan pada Januari 2018 yang siap panen lebih dengan tingkat produktivitas hingga 7,3 ton per hektar sehingga pada triwulan akan mencapai 19473 ton.
Pada saat panen raya mari kerja sama Bulog dan Pemerintah  Agresif karena harga gabah tidak jatuh,Bulog harus sigap untuk segera operasi pasar yang dikawal oleh Dandim dan Jajaranya,Kalau harga Beras anjlok maka kami pasti dapat kabar wa dari petani bahwa  produk petani saat ini beras lokal lebih baik dan fasanya juga lebih enak beras lokal.
Suara petani suara Bupati karena saya berdiri disini yang milih mereka.
Kami juga mewakili petani Grobogan Semoga kedepan atas Kunjungan Mentri Pertanian bersama Bulog akan lebih banyak bantuan yang akan diberikan kepada Petani Grobogan.Selain Gabah Produktivitas kedelai di Kabupaten Grobogan mencapai 3,3 ton/hektar dengan kadar air 24.Pesen, hasil ubinan rata-rata sebanyak 5 kilogram per meter persegi.Petani Grobogan juga menghasilkan Cabe ,Bawang Merah ,Dan Sapi Potong.
Untuk harga bawang merah turun.
Kami berharap Kepala dinas pertanian Tenaga Penyuluh swadaya sebanyak 140 orang supaya diperhatikan dan diangkat PNS."Tegas Sri

Dalam kesempatan tersebut Menteri Pertanian Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman M.P.dalam pidatonya menjelasakan."Berdasarkan data Kementerian Pertanian, luas tanam secara nasional pada Juli-September 2017 mencapai 1,0 hingga 1,1 juta hektar per bulan, sehingga naik dua kali lipat dibandingkan dengan periode sebelum ada program Upsus hanya 500.000 hektar per bulan.Stok beras secara nasional bisa mencapai 1 juta ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 2-3 bulan mendatang.1-1,2 juta hektare, sehingga ketika provitasnya mencapai 6 ton saja, maka memiliki stok 6 juta ton gabah kering panen.Jika rendemennya mencapai 50 persen, maka tercatat memiliki 3 juta ton beras, sedangkan tingkat konsumsi beras nasional berkisar 2,6 juta ton.
Panen berlimpah mencapai 5,6 juta ton wilayah Jateng panen mencapai 320 ribu ton.Meski
Jateng banjir, wereng, hujan,kondisi seperti ini harus disyukuri,karena dalam sejarah 2 tahun tak ada import beras,impor jambu,dan kita harus bersyukuri atas nikmat yang ada.
Untuk tenaga karena terikat aturan undang undang namun kita melihat perkembangan Jaman masalah Jodoh,Rezki,Nasib dan Ajal sudah ada yang mengatur."Jelasnya

Mentan juga menambahkan ,"Apabila target Bulog terpenuhi, hingga tahun depan tidak ada lagi kekurangan beras. Sementara itu, luas areal panen untuk skala nasional pada bulan Januari 2018 sekitar satu hingga 1,2 juta hektare, sehingga ketika produkvitasnya mencapai enam ton saja, maka memiliki stok enam juta ton gabah kering panen.Untuk Provinsi Jateng saja, bulan ini, alokasi panen sekitar 110.652 hektar. Bulan Februari tercatat ada sekitar 340.000 hektar.Stok beras yang ada tidak hanya untuk kebutuhan provinsi, melainkan untuk kebutuhan nasional,stok beras bisa mencapai sejuta ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua hingga tiga bulan mendatang. "Pada bulan depan akan ada panen raya, sehingga target tahun 2018 untuk penyerapan beras oleh Perum Bulog 3,7 juta ton tentunya bisa dipenuhi.Namun jika rendemennya 50 persen, maka punya tiga juta ton beras, sedangkan tingkat konsumsi beras nasional berkisar 2,6 juta ton sehungga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,kami mengapresiasikan dukungan dari TNI dan Polri, bahkan di masing-masing kabupaten ada pengawalan dan penanggung jawab upaya khusus tiga komoditas utama padi, jagung dan kedelai."jelas Menpan.Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...