Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , » Banjir Di Kecamatan Brati Dan Grobogan Mengakibatkan Gagal Panen,Tanaman Padi Sudah Rata Diatas Permukaan Air

Banjir Di Kecamatan Brati Dan Grobogan Mengakibatkan Gagal Panen,Tanaman Padi Sudah Rata Diatas Permukaan Air

Banjir Genangi Persawahan Penduduk Kecamatan Brati Dan Grobogan (27/2)
Grobogan Metro Realita Cyber
Fenomena banjir yang menggenangi tanaman padi diatas permukaan air, mengakibatkan tanaman padi siap panen yang lokasinya di Getasrejo Grobogan tidak lagi terlihat.
Banjir Kiriman dari wilayah timur kota Purwodadi Grobogan hingga menggenangi areal Persawahan Penduduk Desa  Getasrejo Kecamatan Grobogan Desa Jangkungharjo,Temon ,Ngabenrejo,Lemah Putih Kecamatan Brati.
Kedua Kecematan ini Terendam Banjir yang tiba tiba datang dari arah
Timur Kecamatan Tawangharjo.

Akibat Hujan deras yang mengguyur pada Jumat lalu di Kabupaten Grobogan pada Sabtu (17/8) 2018 pukul 10.00 WIB mengakibatkan puluhan hektar sawah petani terendam banjir.Padahal dilapangan sebagian petani baru mengolah sawah untuk persiapan kembali tanam, dan sebagian yang baru tanam.Namun sebagian kecil ada yang baru masa panen.
Karena banjir ini petani harus memulai dari awal lagi.

Genangan air banjir membuat sungai besar lusi hampir peres,sedangkan anak sungai Lusi di Jembatan Sente Desa Jangkungharjo  Kecamatan Brati air banjir sudah peres dengan jalan raya.

Akibat banjir tersebut, lahan sawah milik petani mengalami kerugian jutaan rupiah.Wahyudin(37) warga Desa Jangkungharjo Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan mengatakan."tanaman padi yang baru berusia dua minggu sudah terendam air berjam jam sehingga mengalami kerusakan pada daunnya,hal ini dapat menyebabkan gagal panen,sebagian besar areal persawahah di tempat tersebut baru selesai diolah, untuk persiapan tanam.Sedangkan sebagian lainnya sudah mulai ditanam.Jenis padi yang tidak tahan air ini akan mati kekurangan oksigen karena terendam semuanya."jelas Wahyudin.

Banjir kali ini penuh dengan lumpur dan sampah sisa batang padi.Namun hingga Pukul 13.48 WIB sampai sekarang belum surut.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...