Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , » Puluhan Desa Di Kecamatan Grobogan Diterjang Arus Air Banjir Dari Gunung Utara

Puluhan Desa Di Kecamatan Grobogan Diterjang Arus Air Banjir Dari Gunung Utara

Jalan Menuju Desa lebak  Terkepung
 Kuatnya Arus Banjir
Grobogan Metro Realita Cyber
Puluhan desa yang tersebar di Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah malam ini sudah terkepung banjir dengan arus yang kuat.

Desa Lebak Kecamatan Grobogan terletak di bagian utara Kabupaten Grobogan berjarak sekitar 14 KM dari Kabupaten Grobogan,tepatnya di lereng bawah gunung kendeyng Desa Jatipohon merupakan daratan rendah.

Sabtu (10/2) 2018 pukul 01.00 WIB Desa Lebak,Desa Lebengjumuk,Desa Putatsari,Desa Teguhan,Desa Ngabenrejo,Desa Karangrejo,Desa Tanggungharjo sudah terendam oleh Banjir.

Akibat curah tinggi di daerah Gunung Kendeng utara pada Jumat sore (9/2) 2018 pukul 16.20 WIB mengakibatkan air hujan dari dataran tinggi pegunungan Jatipohon,Desa Lubungjumuk dan
Desa Sedayu  kemudian air melimpah turun kebawah memalui sungai yang terletak pada anak sungai Dusun Mrico,menuju Dusun Tahunan Dusun Turi ,Dan Dusun ngrumpeng Desa Lebak.

Namun intensitas air dari dataran tinggi yang masuk ke sungai tidak mampu menampung debit air yang terlalu besar dan berakibat puluhan Desa di Kecamatan Grobogan Banjir dengan arus yang cukup kuat.

Hingga malam ini Desa yang tersebar di  Kecamatan Grobogan dilanda banjir dan air meluap hingga masuk sungai di Jembatan Mbonggo Kecamatan Brati.

Luapan air sungai dari pegunungan mulai memasuki kawasan pemukiman penduduk dengan arus kuat hingga 4 jam air sudah merendam di puluhan Desa ini ,namun hingga malam ini belum juga surut.

Dusun  Sandi Pocong Desa Lebak karena arus banjir cukup kuat  hingga memutuskan jalan penghubung antara Putatsari Lebak dan Lubungjumuk.Salah satu rumah warga di Desa lebak malam ini ada yang tergerus air banjir.

Karena luapan air yang tinggi menyebabkan kendaraan tak bisa lewat ke lokasi putusnya jalan di Desa Lebak bahkan Kedalaman air yang merendam perumahan warga bervariasi, maksimal mencapai setengah  meter.

Hingga malam ini banjir belum surut.Akibat curah hujan yang tinggi dan sungai tak mampu menahan air dari pegunungan akhirnya kendaraan tak bisa lewat.Untuk keamanan kemacetan mesin kendaraan maka akan dialihkan melalui jalan Desa Sedayu dan Jalan Desa Jatipohon untuk menuju Ke Desa Lebak.

Kapolsek Grobogan AKP Sucipto langsung ke lokasi kejadian banjir di Desa Putatsari dan Desa Lebak."banjir mendadak yang terjadi hingga malam ini belum ditemukan korban jiwa.ini adalah banjir kiriman dari pegunungan dan sungai yang tak mampu menahan arus air yang cukup kuat.malam ini belum ada warga yang berminat mengungsi, karena mereka beranggapan bahwa genangan banjir hanya berlangsung sebentar.Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, karena saat ini memang sedang memasuki musim hujan. Sebaiknya, barang-barang berharga disimpan di tempat yang aman dari jangkauan banjir,bahwa dampak banjir paling parah ada di Desa Lebak dan Desa Putasari karena ada tujuh dusun yang merupakan daerah rendah dan rawan banjir."

Muwardi (53)  warga Dukuh Tahunan Desa Putatsari Rt 04 Rw.06 Kecamatan Grobogan mengatakan."banjir di Desa Putatsar sudah ketiga kalinya dan ini merupakan banjir terbesar yang terjadi.Dampak banjir malam ini sudah menggenangi areal sawah dan rumah pendusuk di Dukuh Carat ,Dukuh Pojok ,Dukuh Krajan ,Dukuh Ketileng ,Dukuh Ngrumpeng ,dan Dukuh Tahunan.Dan banjir yang turun dari dataran tinggi Desa Jatipohon Desa Sedayu,Dwaa Lebengjunuk serelah masuk ke Desa Putatsari Desa Tanggungharjo, desa Teguhan ,Desa Ngabenrejo ,air akan berhenti di sungai Mbonggo dan tidak bisa masuk ke anak sungai lusi kemudian akan mengarah ke Desa Lemahputih."kata Muwardi. (Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...