Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , » Rakor Sergab Di Aula Kodim 0717 Purwodadi Bareng Bulog 104 Purwodadi, Dinas Pertanian, BRI ,KUD Anugrah,CV. Karto Swodoyo Dan PT.Pertani

Rakor Sergab Di Aula Kodim 0717 Purwodadi Bareng Bulog 104 Purwodadi, Dinas Pertanian, BRI ,KUD Anugrah,CV. Karto Swodoyo Dan PT.Pertani

Rakor Sergab Di Aula Makodim
0717 Purwodadi Grobogan
Grobogan Metro Realita Cyber
Kommandan Kodim 0717/Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan serapan gabah (Sergab) di wilayah Kabupaten Grobogan.

Dalam Rakor di Aula Serbaguna Makodim 0717/Purwodadi, Jl. Suhada No. 2, Purwodadi, Kabupaten Grobogan Pada Kamis Pagi Pukul 08.30 WIB (8/2) 2018 dihadiri 18 orang diantaranya Kepala Gudang Bulog 104
Purwodadi Zufron, Sunanto, Dinas Pertanian, 2 Karyawan BRI Ibu Ninik,Eko Budi Santoso dari KUD Anugrah, Sapuji dari CV. Karto Swodoyo, Parjan dari PT. Pertani, H. Slamet dan UD. AM Putra.

Dalam sambutannya Dandim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi mengatakan."guna membantu mensukseskan program pemerintah dalam swasembada pangan dan ketahanan nasional di wilayah Grobogan, Kodim 0717/Purwodadi berupaya melakukan berbagai kegiatan pertemuan, koordinasi dan memotivasi petani hingga pelaksanaan pendampingan oleh Babinsa di lapangan,dan untuk keberhasilan program pemerintah tentang swasembada pangan nasional perlu saling bersinergi dengan berbagai pihak dan instansi terkait yang harus ditindak lanjuti sampai tingkat bawah."'Tegas Dandim.

Dalam kesempatan ini Pasiter Kapten Inf Muh Jumar mengatakan “Rakor Sergap ini merupakan wadah untuk menyamakan persepsi antar pihak terkait, agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan. Kami akan terus mendukung program pemerintah dalam mensukseskan Sergab dan Swasemabada pangan di Kabupaten Grobogan ini,” ujarnya.

Kepala Gudang Bulog 104 Purwodadi Zufron mengatakan, tahun ini wilayah  Kabupaten Grobogan memang mengalami panen lebuh awal di saat beras dipasaran mulai langka dan harga cenderung tinggi, sehingga banyak pedagang dari luar dearah yaitu Jawa Barat berbondong-bondong masuk diwilayah kita untuk membeli gabah petani dibawa keluar daerah. Tetapi hal ini tidak bisa kita cegah karena di daerah lain yang belum panen juga butuh makan, walaupun  Gudang Bulog kita juga belum mencapai target 100 persen dari 26 ribu ton, “Disini kita cari solusi dan di musyawarahkan agar terpenuhi target yang di tentukan pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga,” ujarnya.
Sunanto dari Dispertan mengatakan."Harapannya Stok gudang Bulog purwodadi dapat terpenuhi agar pemerintah tidak melakukan impor beras, karena indikator pemerintah tentang ketersediaan pangan dilihat dari ketersediaan gudang Bulog, di beberapa kecamatan ada yang sudah selesai panen dan ada yang baru mulai, untuk iti kita pacu percepatan luas tambah tanam lagi sehingga sirkulasi tiap kecamatan selalu ada yang panen dan terserap oleh gudang  Bulog 104 Purwodadi sehingga tidak perlu impor beras, karena sangat merugikan harga jual gabah petani di wilayah kita”. Terangnya.(Gus Murgan/Pend)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...