Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , » Dinas Peternakan Harus Berani Sidak Ke Lapangan,Terkait Naiknya Daging Di Pasar Dan Sulitnya Suplay Daging Dari TPH

Dinas Peternakan Harus Berani Sidak Ke Lapangan,Terkait Naiknya Daging Di Pasar Dan Sulitnya Suplay Daging Dari TPH

Naiknya Harga Daging Di Pasar Induk Purwodadi Membuat Pelanggan Sepi
Metro Realita Saber Cyberthug
Banjir yang melanda di  Kabupaten Grobogan berdampak akses perekonomian,transportasi serta harga kebutuhan sering berubah.
Hingga Kamis (15/3) 2018 harga kebutuhan pokok seperti Daging Sapi dan Daging Ayam mengalami kenaikan.Kenaikan yang diakibatkan oleh cuaca yang selalu berubah-ubah tersebut,membuat harga 
kebutuhan dapur lainnya juga ikut mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Seperti harga daging yang mengalami kenaikan tidak bisa kita anggap remeh.
Kenaikan harga pangan ini mampu menimbulkan banyak dampak yang tidak baik lainnya. Seperti harga makanan di beberapa rumah makan mengalami kenaikan yang cukup meyakinkan.

Normalnya harga daging ayam potong adalah Rp 25.000/Kilo namun beberapa pekan terakhir dia bisa menjual hingga Rp 36.000/Kilo hinga Rp 40.000/Kilo.
harga daging sapi berkisar antara Rp 105.000/Kilo  mengalami kenaikan mencapai 125.000/Kilo, Harga tergantung kualitas dari daging

Selain kenaikan harga Daging, di setiap rumah makanpun juga ikut naik.Hal ini diakibatkan oleh naiknya harga di pasar induk Purwodadi sehingga berdampak lain pada konsumen dan pemilik rumah tangga.

Pemilik warung makan Mursinah (41) warga Banaran Purwodadi Grobogan mengeluhkan kenaikan daging cukup tinggi.
"Saya setiap hari melihat langsung perkembangan harga barang pokok di pasar Induk Purwodadi karena usaha warung makan kecil kecilan.Kenaikan  harganya cukup tinggi adalah daging sapi, mencapai angka Rp125.000 per kilogram.Selain akan memicu sepinya pembeli, hal itu juga akan menyulitkan saya untuk menjual masakan diwarung."ungkapnya

Sementara Juwarmi (22) warga Desa Jono Tawangharjo ."harga daging ayam potong di pasar tradisional Jono hari ini mencapai Rp 36.000 /Kilo kenaikan harga yang mendadak ini membuat kaget pelanggan.Pemerintah harus segera menekan harga supaya harga daging ayam kembali stabil."katanya

Pedagang daging sapi di Pasar Induk Purwodadi Warno(42)  mengatakan, kenaikan harga daging dipicu pasokan yang mengalami penurunan.Kenaikan itu juga disebabkan melonjaknya permintaan dan sulitnya daging yang dipasok dari Pemotongan hewan."ujarnya (Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...