Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , » Kepala Nyaris Masuk Mesin Penggilingan Padi Setelah Kepergok Mencuri Beras

Kepala Nyaris Masuk Mesin Penggilingan Padi Setelah Kepergok Mencuri Beras

2 Orang Pelaku Mengakui Nyolong Beras Setelah Hendak Di Hakimi Warga
Grobogan Metro Realita Saber Cyberthug
Rasidi (39) Warga Kelurahan  Danyang Doplang Rt 2 Rw 5 Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Nyaris dihakimi warga dan mesin giling padi hendak dibakar di Dusun Bantengmati wilayah hukum sektor Purwodadi Grobogan.

Puluhan warga sudah berkumpul beserta petani
dan tokoh masyarakat Sarmin,Puji ,Daryono  menuntut usaha penggilingan padi keliling milik Rasidi dihentikan beroperasi karena sudah ada laporan masyarakat yang dirugikan dan saat ini (9/3)2018 tertangkap basah mencuri sudah beras.

Warga yang melihat kejadian kecurangan ini menghendaki jangan diulangi lagi dan membongkar mesin giling padi yang alatnya bisa mencuri sebanyak 1 kilo beras /sak padi.

Petani Kabupaten Grobogan banyak yang resah karena tiap menggiling padi dalam satu sak padi berkurang berasnya hingga mencapai 2 kilogram beras.

Setelah diperiksa ternyata benar alat giling padi tersebut ternyata ada rongga untuk mencuri dan menapung beras curian petani.

Saat ditanya oleh warga yang mengerumuni dan hendak menghakimi ,kedua orang pelaku tersebut beuntung mengakui telah mencuri beras dari hasil mesin penggilingan tersebut.

Rasidi bersama salah satu temanya mengatakan."Saya mengambil keuntungan dari jasa penggilingan beras tiap satu sak karung beras  petani membayar Rp.7.000,- dan saya masih bisa mencuri beras hingga 1 sampai 2 kilo beras.

Beras tersebut langsung masuk di dalam penggilingan padi dikotak ini pak.
Bila petani menggiling 5 sampai 7 sak karung padi maka petani tak terasa berasnya sudah kami curi.
Saya minta maaf  sama petani kalau mesin ini bisa mencuri beras,Saya kerja jadi penggiling padi yang berjalan dari sawah kesawah yang lain sudah 4 tahun,Dan hari ini saya kerja dapat 14 sak.(kulo mlaku sedino dapat 8 sak ,saya ke kayen dapat 8 sak juga di kampung kampung Jawa Red)
Disini tempatnya pak Ada kantong plastik yang mampu menampung dalam satu sak 2 kilo.Saya nyolong beras niki buat
Memperbaiki mesin giling saya yang harganya 45 juta karena sering rusak dan buat beli solar."kata Rasidi

Warsono(45) warga desa Banteng mati Rt 01 Rw 4 barusan saya giling padi namun hasilnya tidak maksimal ternyata permainanan penggilingan padi keliling seperti ini tadi saya sudah giling 2 sak karung dan mereka saya beri upah Rp.14.000,lha kok masih nyolong saya minta mesin ini dibakar saja atau dibongkar saja."ungkap Warsono.

Beruntung petugas polisi sektor Kota Purwodadi segera datang dan mengamankan kerumunan masa dan petani yang saat itu sedang geram.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...