Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , » Astaga ....! PKL Mbalelo ,Dalam Hitungan Jam Setelah Ditertipkan PKL Depan Masjid Agung Baitul Makmur Menjamur Kembali

Astaga ....! PKL Mbalelo ,Dalam Hitungan Jam Setelah Ditertipkan PKL Depan Masjid Agung Baitul Makmur Menjamur Kembali

PKL depan Masjid Agung Baitul Makmur Pukul 18.00 WIB kembali berjualan
Grobogan Metro Realita Cyber
Pedagang Kaki lima didepan masjid Agung Baitul Makmur ditertibkan oleh gabungan Satpol PP dan Dishub Kabupaten Grobogan dan Kepolisian Polres Grobogan namun setelah bersih tak kurang dari Satu Jam Mbalelo kembali
dodolan.

Dalam melaksanan tindakan penertiban terhadap Pedagang kaki lima yang mangkal dan melanggar zona lokasi merah pada Rabu Sore (30/5)2018 pukul 14.30 WIB Gabungan Satpol PP ,Dishub Kabupaten Grobogan dan Kepolisian Polres Grobogan melakukan peneggakkan perda.

Dalam menertibkan pedagang Kaki Lima tersebut PKL telah melanggar zona merah,dengan alasan mengganggu ketertiban umum lokasi depan masjid sebagai tempat parkir,sehingga pergerakan peraraturan Perda atau peraturan kepala daerah telah di laksanakan aman dan terkendali.

PKL yang terjaring Razia tersebut sebanyak 6 PKL dan pada minggu yang lalu sebanyak 8 PKL yang berjualan di depan trotoar dan menggunakan bahu jalan raya.Namun sayangnya baru hitungan jam ditertibkan PKL sudah kembali berjualan lagi.

Ani Erawati Kabid penegakan  perda Satpol PP Kabupaten Grobogan mengatakan."hari ini saya bersama 8 anggota saya yang lain langsung terjun lapangan ,saya sudah melakukan sosialisasi berkali kali dengan cara memperingatkan secara lesan dan pemberitahuan secara tertulis bahwa dilokasi merah zona ini dilarang berdagang namun pedagang masih mbalelo,banyak pengguna jalan mengeluh sebelah kiri jalan PKL menggunakan Bahu jalan padahal di depan masjid Agung Baitul Makmur,kasihan tamu dari jauh saat sholat Maghrib dan Ibadah traweh parkir di jalan sudah tak bisa lagi sudah pebuh PKL ."ungkapnya

Horius Sa'id (31)Dishub Kasi Pengawasan Pengendalian Dan Operasional Dishub Kabupaten Grobogan mengatakan."silahkan berjualan di zona yang telah ditentukan sesuai Perda maupun Perbub,bagi PKL dadakan ini jangan berjualan memanfaatkan wilayah pinggir jalan menggunakan kegerobak,itu  pelanggaran terhadap Undang Undang No 22/2009 pasal 105.Meski demikian, pada kami  tetap akan melibatkan aparat kepolisian karena banyaknya pedagang di pinggir jalan. Lantas diperparah pula dengan banyaknya kendaraan didepan masjid tak bisa parkir. Semakin banyak pedagang tentunya akan semakin menyulitkan kendaraan yang parkir padahal di lokasi tersebut adalah zona merah untuk PKL.
Kami tetap akan menertibkan dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penertipan tetap berpegang pada peraturan,rencananya besok pedagang kaki lima yang berjualan memanfaatkan Trotoar di Jl R Suprapto ,PKL depan RSUD Raden Soedjati dan Sepanjang Jalan Thamrin belakang Gor Simpang Lima Purwodadi akan segera dilaksanakan."ungkap Horius Said (Dishub).

PKL yang menjual Bakso dan Sosis Bakar Ilham (34) warga Desa Pulorejo Kecamatan Purwodadi yang grobaknya menggunakan Marka Jalan mengatakan."Saya berjualan mengejar uang buat lebaran ramadhan,kalau gak boleh jualan saya tak bisa menghidupi keluarga pak bahkan setiap hari juga ditarik retribusi Rp 1000 saya berharap agar dinas terkait duduk bersama pedagang dalam menertipkan PKL dan bagi Dinas Perhubungan dalam melaksanakan tugasnya penertipan Lalu Lintas jalan sudah ada pertimbangan dulu dengan dinas lain seperti Lingkungan Hidup yang setiap hari menerima retribusi sampah,sehingga pedagang tak kecewa dan kaget to pak."Jelasnya

Berbeda dengan Ibu Febri Rita (28)warga Plendungan Rt 04 Rw 2 Purwodadi Kabupaten Gribogan mengatakan ."saya tetap tak setuju atas larangan ini ,perlu diketahui ya pak pejabat,saya berjualan hanya di bulan puasa saja dan itupun ditarik retribusi setiap hari Rp.1000 dengan cara didata diminta KK (Kartu Keluarga) dan KTP dengan catatan berjualan hanya boleh pukul 16.00 WIB jangan asal main gusur setelah lebaran,kalau seperti ini saya nggak bisa lebaran."kata Febi
(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...