Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , » Unjuk Rasa...! Tanggul Bendung Sanggeh Longsor Terbengkelai Mengancam Keselamatan Warga

Unjuk Rasa...! Tanggul Bendung Sanggeh Longsor Terbengkelai Mengancam Keselamatan Warga

Dinding Waduk Sanggih Longsor Ancam Keselamatan Warga Toroh
Grobogan Metro Realita Cyber
Longsornya waduk saat curah hujan cukup tinggi sedangkan air di daerah genangan sehingga dinding tanggul di sisi barat, tepatnya pada bagian bawah tiba-tiba ambles 1.5 meter dan ambruk sepanjang 27 meter.Longsornya material konstruksi senderan beton di waduk tersebut memicu
ludesnya tanah penahan dinding cor.
Namun hingga musim kemarau pada senin (7/5)2018 warga yang tinggal di sekitar waduk merasa khawatir terjadi ambrol.

Pukul 09.30 WIB ratusan Warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan unjuk rasa agar dinding yang longsor segera dibangun,dikhawatirkan saat musim hujan nanti dinding tak mampu menahan debit air.Serta warga menilai dibangunnya Bendung Sanggeh satu tahun yang lalu belum bisa memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Bendung Sanggih yang diharapkan bisa menjadi penyedia air bagi petani tidak mampu menyimpan air sesuai kapasitasnya sehingga pada musim kemarau kekeringan.

Kenyataan inilah yang mendorong petani di sekitar Bendung Sanggeh melakukan aksi demo mendesak BBWS Pemali Juwana untuk melakukan pembangunan kembali agar petani pada musim kemarau bisa memanfaatkan bendung tetsebut mengaliri sawah,dan pada saat musim hujan aman tidak terjadi bencana banjir bila dinding yang longsor segera di perbaiki.

Korlap aksi Demo di lapangan Sugiyanto mengatakan."
Tanggul waduh Sanggih ini sudah dibangun sekitat satu setengah yang lalu dan menghabiskan anggaran sekitar Rp 14 Milyar.Namun setelah ambrol tanah yang dipakai untuk tanggul hanya tanah liat harusnya padas atau tanah merah untuk kekuatan dinding,saat ini sekitar 50 hektare sawah sangat membutuhkan air."ungkap Sugiyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono mengatakan kewenangan pengelolaan Bendung Sanggeh berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Sementara perbaikan waduk tersebut dilakukan Kementrian PUPR ,Subiyono berjanji bila mana ada permasalahan dikemudian hari dan menyangkut warga Grobogan, kami akan melaporkan itu ke pusat.Kami hanya sebatas itu, untuk menindaklanjutinya ada di BBWS dan Kementrian PUPR,’’ ujarnya.(Gus Murgan) 

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...