Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , » Ratusan Warga Unjuk Rasa Di Kandang Ternak Harjowinangun Godong "Meski Sudah Punya HO Bisa Dicabut Apalagi Bagi Yang Belum Punya Dan Mengganggu Masyarakat Lingkungan"

Ratusan Warga Unjuk Rasa Di Kandang Ternak Harjowinangun Godong "Meski Sudah Punya HO Bisa Dicabut Apalagi Bagi Yang Belum Punya Dan Mengganggu Masyarakat Lingkungan"

Ratusan Warga Harjowinangun Godong Unjuk rasa terkait pendirian peternak ayam mengabaikan kepentingan warga
Grobogan Metro Realita Saber Cyberthug
Lokasi peternakan ayam tersebut berada sekitar 50 meter dari permukiman.Yang menjadi permasalahan adalah bau tidak sedap yang ditimbulkan dari usaha peternakan tersebut sangat mengganggu masyarakat sekitar peternakan. Selain itu adalah banyaknya lalat yang timbul hingga masuk ke rumah-rumah penduduk sekitar yang berpotensi menimbulkan
gangguan kesehatan warga sekitar.Tepat Minggu (29/7) 2018 Pukul 09.30 Wib terjadi unjuk rasa terhadap peternakan ayam milik Bu Endang (43)pemilik usaha ayam pedaging yang berlokasi di Desa Harjowinangun Kecamatan  Godong Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
Kepentingan Masyarakat Lingkungan harus diutamakan ,bukan tanda tangan pejabat saja teriaknya,pada unjuk rasa Harjowinangun Godong

Lokasi ternak ayam yang di gerudug sejumlah ratusan pengunjuk rasa tersebu tepatnya disebelah timur Pabrik pakan ternak PT MALINDO Godong.Jumlah pengunjuk rasa sekitar 200 orang menghendaki agar peternak ayam pedaging milik Endang mendahulukan
Izin gangguan yang diatur dalam Perda Kabupaten Grobogan tentang Izin Gangguan,selain itu memasang Piagam Tanda Izin Gangguan,memasang papan nama  tempat usaha,mencegah terjadinya kerusakan atau pencemaran lingkungan serta memelihara dan menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, kesehatan dankeindahan dalam lingkungan tempat usaha,mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Meski dari Kepala Desa dan Camat sudah Tanda tangan dalam pembuatan perijinan, permasalahannya adalah pendirian  peternakan ayam tersebut belum ada kesepakatan dari warga masyarakat lingkungan sekitar.

Hingga unjuk rasa hari ini terjadi karena  masyarakat merasa tidak dipedulikan sebagai warga sekitar atas pendirian ternak tersebut.
Salah satu pengujuk rasa Yanto (45)warga Garjowinangung Godong mengatakan."kami semua warga disini menghendaki agar pendirian ternak ayam bisa menjaga kesehatan lingkungan dengan menjamin higiene dan sanitasi,pemerintah juga kebawah melihat keluhan warga sekitar untuk pengawasan, inspeksi, serta audit terhadap tempat produksi peternak tersebut,Usaha yang tidak memiliki HO tidak boleh beroperasi dan meskipun telah memiliki HO ketika menimbulkan kerugian juga dapat digugat."tegasnya

Sementara untuk menemukan titik terang diadakan musyawarah ditempat unjuk rasa agar ketemu solusinya. Akibat pendirian  peternakan ayam yang belum ada kesepakatan dari warga masyarakat sekitar.
Namun masyarakat merasa tidak dipedulikan sebagai warga sekitar, sementara diadakan musyawarah ditempat untuk mencari solusinya,

Atas kejadian ini akhirnya dipertemukan berbagai pihak untuk musyawarah.Hadir dalam  musyawarah setelelah unjuk rasa tersebut adalah Endang (pemilik peternakan ayam), Kapolsek, Danramil, Kasitrantib, P Jafar selaku pengacara pemilik usaha,Supardi (perwakilan dari warga)
Bpk. Almarmaruf (kepala desa) sementara sampai saai ini masih diadakan negosiasi di TKP unjuk rasa.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...