Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , » Warga Geruduk (BBWS) Pewali Juana Kedungombo Minta Ganti Rugi Yang Belum Selesai Tahun1980

Warga Geruduk (BBWS) Pewali Juana Kedungombo Minta Ganti Rugi Yang Belum Selesai Tahun1980

Warga Geruduk (BBWS) Pewali Juana Kedungombo Minta Ganti Rugi Yang Belum Selesai Tahun1980 
Grobogan Metro Realita Saber Cyber
Puluhan orang yang mengatasnamakan warga korban Kedungombo pada Jumat siang (24/8)2018 menggeruduk kantor operasional dan perawatan waduk Kedungombo (BBWS) Jratun
Seluna Pemali Juana.

Pendemo meminta agar Bendungan Kedungombo dibuka agar tanah mereka yang sudah bertahun tahun lamanya di genangi air waduk Kedungombo tersebut bisa ditanami kembali palawija atau padi.

Meski sudah dihalangi petugas Dalmas Polisi Sabhara Polres Grobogan dan TNI,namun ratisan orang warga yang mengatasnamakan korban waduk Kedungombo tahun 1980 ini tetap menerobos palang pintu yang dijaga oleh petugas.

Pendemo masih Ngotot untuk bertemu langsung dengan pimpinan kantor operasional dan perawatan Jratun Seluna  dengan maksud segera membuka bendungan agar tanah mereka yang bertahun tahun lamanya terendam oleh air  bisa ditanami kembali.

Dengan alasan dahulu pada tahun 1980 sawah maupun ladang para warga akan dibangun proyek Kedungombo,karena ada beberapa warga yang menolak tidak mau pindah dengan alasan keberatan pindah dari  kampung halamanya  karena tidak sesuai dengan ganti rugi dari pemerintah namun dengan terpaksa saat itu tetap pindah karena kampungnya tetap ditenggelamkan.

Keterangan pendemo bahwa dari pemerintah uang ganti rugi warga dititipkan di kantor  Pengadilan Negri Boyolali namun hingga saat ini uang ganti rugi tersebut belum diambil oleh warga.

Faris (46) pemilik lahan yang digunakan proyek Kedungombo berharap kepada petugas Kedungombo untuk membuka pintu air agar tanah miliknya dan warga yang lain bisa ditanami kembali karena selama 30 tahun sengketa tanah milik warga dengan pemerintah belum selesai.

Faris berharap agar pemerintah beserta penegak hukum segera menyelesaiakan sengketa tanah di Kedungombo dan jika sudah selesai dan ada titik temu maka kami ikhlas tanah ditenggelamkan monggo silahkan bahkan warga tidak akan menghalangi pembangunan Kedubgombo.

Sabar Santoso (54)Petugas Pelaksana Lapangan Waduk Kedungombo menjelaskan."kami tak berani membuka bendungan tersebut tanpa ada perintah dari pusat atau Propinsi,masalah tuntutan warga kami tidak bisa menyelesaikan atau memutuskan sendiri karena harua ada perintah dari pusat."Jelasnya.(Bagus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...