Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , » Bergerak Melangkah Cepat Kodim 0717 Purwodadi Waspadai Munculnya KGB Maupun Faham Radikal Lainya

Bergerak Melangkah Cepat Kodim 0717 Purwodadi Waspadai Munculnya KGB Maupun Faham Radikal Lainya

Bergerak Melangkah Cepat Kodim 0717 Purwodadi Waspadai Munculnya KGB Maupun Faham Radikal Lainya
Grobogan Metro Realita Cyber
Guna mewaspadai munculnya KGB (Komunis Gaya Baru) maupun faham radikal lainya, Kodim 0717
Purwodadi melaksnakan kegiatan Pembinaan dan Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal tahun 2018 yang diikuti oleh 125 orang terdiri dari Prajurit/PNS TNI, Persit, LVRI, PPAD, Ormas FKPPI dan PPM bertempat Aula Makodim Jl. Suhada No. 2, Purwodadi, Kab. Grobogan,pada Kamis pagi (18/10) pukul 08.30 WIB.

Dalam acara tersebut mengusung tema "Melalui pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal, Prajurit TNI AD senantiasa proaktif melaksanakan cegah dini dan deteksi dini terhadap bahaya laten komunis dan paham radikal yang terjadi di wilayah NKRI untuk mewujudkan negara berdaulat berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Adapun materi yang disajikan adalah, Perkembangan sejarah dan tindakan terhadap partai Komunis di Indonesia, bangkitnya kembali Komunis dan strategi dan cara menghadapinya, perkembangan radikal di Indonesia, pengawasan kelompok radikal serta sikap, langkah dan tindakan Prajurit TNI AD terhadap Komunisme dan paham radikal.

Kepala Staf Kodim 0717/Purwodadi Mayor Inf Ngatija mewakili Dandim membuka acara tersebut dan menyampaikan sambutannya." bahwa Laten Komunis, merupakan laten bahaya yang artinya adalah akan selalu ada dan akan selalu timbul dengan bergbagai bentuk atau yang dikenal KGB.Untuk itu, hadirin diminta agar terus waspada mencermati perkembangan dan dinamikanya.Faham ini juga ada yang dianut oleh negara-negara Asia, contohnya vietnam RRC, Korut, dan Kamboja,"jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Milton Simamora memberikan penjelasan kepada seluruh peserta kegiatan, “Bahwa komunis di Indonesia sudah tidak ada dan tidak diperbolehkan lagi dalam bentuk apapun, namun fahamnya masih ada sehingga perlu diwaspadai, termasuk faham radikal lainya,” katanya.(pend/bagus murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...