Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , » Gara Gara Penyakit Tedun Supardi Tewas Tergantung Dirumah Ibu Kandungnya

Gara Gara Penyakit Tedun Supardi Tewas Tergantung Dirumah Ibu Kandungnya

Gara Gara Penyakit Tedun Supardi Tewas Tergantung Dirumah Ibu Kandungnya
Grobogan Metro Realita Cyber
Seorang laki-laki warga Tungu Penawangan tewas tergantung di Blandar rumah Ibu Kandungya
Desa Sedadi pada selasa siang  (01/1)2019 pukul 10.00 WIB.

Supardi Bin Komo Rawijo (60) warga Desa tunggu Rt 03 Rw 02 Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah ditemukan tewas dalam keadaan tergantung didalam rumah ibunya warga Dusun Mijen Rt. 02 Rw 06 Desa Sedadi Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan.

Mulanya pada sabtu (29/12)2018 korban Supardi Bin Komo Rawijo (60) warga Desa tunggu Rt 03 Rw 02 Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah datang kerumah ibunya Sumirah Binti Karto (75) warga Dusun Mijen Rt 2 Rw 06 Desa Sedadi Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan.

Setelah dirumah ibunya,Supardi kemudian mengeluhkan rasa sakit stroma dan tedun yang tidak kunjung sembuh,kemudian pada selasa (1/1)2019 pukul 09.00 wib saat Sumirah kerja membersihkan sampah dibelakang rumah namun setelah selesai pada pukul 10.00 wib Sumirah masuk rumah  melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung tidak bergerak.

Melihat kejadian tersebut Sumirah kaget dan spontan menjerit kemudian berteriak minta tolong.Mendengar teriakan tersebut kemudian Harsono Bin Kasno (51) warga Dusun Mijen 06/ 06 Desa Sedadi Kecamatan Penawangan langsung datang dan kaget.Kemudian Harsono melaporkan kejadian ini ke ketua RT Jasmin bin Darwi (46) warga Dusun Mijen Rt 02 Rw 06 Desa  Sedadi Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan bersama sama ke Polsek penawangan.

Setelah anggota Polsek Penawangan ,Tim Medis Puskesmas Penawangan 2 dan Tim Inafis Polres Grobogan melakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Saat diperiksa identitas korban  tinggi badan 167 cm,memakai baju warna coklat,memakai celana pendek warna hitam dan kelamin korban  mengeluarkan cairan sperma.

Alat yang digunakan untuk bunuh diri adalah tali tambang/senar warna biru panjang 2 M,jarak antara blandar dengan leher 50 cm, jarak kaki dengan tanah 30 cm.

Setelah keluarga menyepakati pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi kemudian jenazah korban diserahkan kepada ahli waris untuk  dimakamkan.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...