Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , » Nunggu Mancing Sambil Renang,3 Anak Sekaligus Kegulung Ombak Sungai Tuntang & Terseret Sejauh 300 Meter

Nunggu Mancing Sambil Renang,3 Anak Sekaligus Kegulung Ombak Sungai Tuntang & Terseret Sejauh 300 Meter

Nunggu Mancing Sambil Renang,3 Anak Sekaligus Kegulung Ombak Sungai Tuntang & Terseret Sejauh 300 Meter
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Anak usia 10 tahun tenggelam di sungai tuntang Gubug adalah Rafi
Angga Dewantoro Bin Muh Sakur (10) warga Dusun Pilang Lor RT 02 RW 02 Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Korban langsung berhasil ditemukan pada hari ini Kamis siang (28/2) 2019 Pukul 12.30 WIB.Mulanya saat kejadian Korban dari rumah berniat memancing dibawah jembatan sungai tuntang Desa Gubug Kecamatan  Gubug Kabupaten Grobogan
korban bersama temanya Farel Bin Romadhon,(10) Pelajar SD,warga Dusun Pilang Lor RT 02 RW 02 Ds. Gubug Kec. Gubug Grobogan dengan Wahyu Yoga Saputra Bin Rudi (13)Pelajar SD kelas VI, warga Dusun Jatipecaron Gubug Kabupaten Grobogan.

Saat berangkat bersama sama dan berhenti ke sungai tuntang  untuk memancing,setelah  dibawah jembatan sungai tuntang korban Rafi bersama saksi Farel dan saksi Wahyu  langsung memancing.

Pada saat mancing kemudian ketiganya mandi Rafi ,Farel dan Wahyu mencebur sungai dengan niat hendak menyeberangi sungai.

Namun tak disangka air sungai cepat datang dan bertambah tinggi sehingga arusnya semakin deras sehingga korban bersama temanya hanyut.Setelah berpisah diterjang pusaran air sungai kemudian ketiganya berusaha menepi dengan cara berenang ke pinggir.

Akhirnya Farel Bin Romadhon,(10) Pelajar SD,warga Dusun Pilang Lor RT 02 RW 02 Ds. Gubug Kecamatan Gubug Grobogan dengan Wahyu Yoga Saputra Bin Rudi (13)Pelajar SD kelas VI, warga Dusun Jatipecaron Gubug Kabupaten Grobogan bisa selamat akibat terjangan sungai dengan cara memegangi alang alang rumput pinggiran sungai sedangkan korban Rafi Angga Dewantoro Bin Muh Sakur (10) tak muncul ke permukaan masih hanyut.

Melihat temanya tak muncul kemudian Wahyu lari ke rumahnya dan berteriak minta tolong sedangkan Farel masih menunggu di TKP (diatas pinggir sungai).

Warga yang mendengar teriakan Wahyu kemudian datang menghampiri dan langsung kelokasi kejadian diantaranya adalah Nofan Agus Saputra Bin Rosidi (30) warga Dusun Pilang Lor RT 03 RW 02 Ds. Gubug Kec. Gubug Grobogan bersama dengan Alif Abdul Azis Bin Rosidi (19) Warga Dusun Pilang Lor RT 03 RW 02 Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan.

Setelah sampai di TKP Nofan dan Alif susah melihat korban  berada di tepi sungai dengan jarak kurang lebih 300 m dari TKP dengan kondisi sudah lemas keluar busa dari hidung dan tidak sadarkan diri.Kemudian saksi membawa korban ke RSU PKU Muhammadiyah Gubug namun korban tidak tertolong (meninggal dunia).

Selang 15 menit kemudian Kapolsek Gubug
AKP Bambang Tri Atmojo, S.H bersama kanit Polsek Gubug dan tim inafis Polres Grobogan langsung ke TKP dan memeriksa ke dokter RSU PKU Muhammadiyah Gubug yaitu dr. Habibullah.

Hasil dari pemeriksaan tersebut  menyatakan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan terhadap korban,bahkan korban datang sudah dalam keadaan tidak sadar dan tidak bernafas serta keluar air dari hidung.

Korban meninggal karena terseret derasnya air sungai Tuntang sajauh 300 meter dari jembatan sungai tuntang.
Atas peristiwa tersebut keluarga korban menerimakan dan menolak untuk dilakukan otopsi dan telah dibuatkan surat pernyataan, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...