Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , » Kapolres & Dandim Adalah Satriya Manggala Yudha Dalam Prosesi Kirab Boyong Grobog

Kapolres & Dandim Adalah Satriya Manggala Yudha Dalam Prosesi Kirab Boyong Grobog

Kapolres Grobogan & Dandim 0717/Purwodadi Adalah Satriya Manggala Yudha Dalam Prosesi Kirab Boyong Grobog
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Komandan Kodim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta dan Kapolres Grobogan
AKBP Choiron El Atiq merupakan kesatriya pilihan yang didaulat untuk memimpin pasukan dalam prosesi adat dan tradisi boyong grobog dalam rangka memperingati hari jadi ke-293 Kabupaten Grobogan tahun 2019, yang dimulai dari Kantor Kelurahan Grobogan menuju Pendopo  Kabupaten Jl. Gatot Sobroto No. 6 Purwodadi Kab. Grobogan,Hari ini minggu pagi (3/3)2019 Pukul 08.40 WIB.

Manggala Yudha adalah istilalah di jaman kerajaan yang pernah ada di bumi Nusantara. Yang artinya Perwira tinggi yang mana dipercaya untuk memimpin pasukan dalam sebuah pertempuran yang sekarang dinamakan Panglima Komando Pelaksanaan Operasional (Pangkolakops).Di acara tradisi Kirab Budaya Boyong Grobog memperingati hari jadi Kabupten Grobogan ke 293 tokoh Manggala Yudha diperankan oleh Komandan Kodim 0717/Purwodadi Letkol Asman mokoginta dan  Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq, karena kedua tokoh tersebut yang mengemban jabatan Dandim dan Kapolres berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas kaeamanan diwilayah Kabupaten Grobogan selama ini.

Yang mempunyai wewenang untuk menggerakan pasukan baik TNI maupun Polri.Pelaksanaan Kirab Boyong Grobog ini, Bupati beserta para pejabat FKPD Grobogan mengenakan pakaian tradisional jawa yang biasa dipakai pada acara-acara penting.Dandim 0717/Purwodadi besrta Kapolres Grobogan dengan dan perkasa mengendarai kuda berada didepan bupati dengan memimpin pasukan sebagai benteng kekuatan Kabupaten Grobogan yang siap menggelar pasukan bersenjata demi mengamankan wilayah hukum teritorialnya.

Diceritakan, Grobog merupakan asal mula terbentuknya kabupaten Grobogan,Dimana saat zaman kerajaan Majapahit yaitu tepatnya ada pasukan kerajaan yang diutus untuk mengirim senjata pusaka kerajaan dan dimasukan dalam kotak atau Grobog.Rombongan tersebut kemudian bertemu dengan perampok dan mereka lari meninggalkan Grobog tersebut.Selanjutnya oleh Sunan Kalijaga,para perampok tersebut berhasil dikalahkan dan merebut kembali Grobog itu.Kemudian tempat tertinggalnya Grobog itu dinamakan Grobog atau Grobogan.Adipati/Bupati pertama adalah Pangeran Puger.

Dalam sambutanya Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni S.H, M.M menyampaikan, “Tradisi Boyong Grobog  ini bertujuan untuk memperingatai kembali asal mula perpindahan pusat pemerintahan yang terletak di Kelurahan Grobogan dipindah ke Kota Purwodadi dengan aman dan lancar.Dirinya selaku Bupati dengan dukungan seluruh pujabat Pemda berupaya melestarikan budaya daerah untuk menghargai jasa perjuangan para Bupati yang terdahulu, sehingga dapat kita rasakan hasilnya. Bupati berharap kepada warga grobogan untuk bersama-sama membangun Grobogan agar menjaadi lebih hebat,”tuturnya. (Pend/Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...