Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , , » Lasono Warga Nampu Karangrayung Tewas Gantung Di Blandar Rumahya

Lasono Warga Nampu Karangrayung Tewas Gantung Di Blandar Rumahya

Lasono Warga Nampu Karangrayung Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Tewas Gantung Di Blandar Rumahya
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Lasono Bin Karsidi (35) warga Dusun Kedungwungkal Rt. 02 Rw 10 Desa Nampu Kecamatan
Karangrayung Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Tewaa mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam rumahnya.

Mulanya saat kejadian pada Rabu pagi (20/3)2019 pukul 09.30 Wib waktu saksi tetangganya sendiri Kiswanto Bin Mangun (37) warga Duaun Kedungwungkal Rt. 05 Rw.10 Desa Nampu Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan hendak mengangkut jagung kering di rumah milik korban Lasono namun pada saat hendak masuk ke rumahnya pintu rumah korban Lasono dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Setelah memanggil berulang kali tidak ada jawaban dari dalam rumah kemudian saksi Kiswanto berusaha mengintip rumah korban dari lubang ventilasi pintu jendela.

Saat mengintip Kiswanto kaget melihat Lasono sudah dalam keadaan tergantung di blandar rumah pada ruang tamu.

Kemudian Kiswanto berteriak keras meminta bantuan kepada warga terdekat."tolong ada orang ngendat (nggantung -Red)" karena teriakanya sangat kuat hingga didengar oleh Loso Bin Sawijokono (46) warga Dusun Kedungwungkal Rt.02 Rw.10 Desa Nampu Kecamatan  Karangrayung Kabupaten Grobogan bersama dengan kerumunan warga yang lain.

Setelah melihat benar ada orang tergantung akhirnya memberitahukan kepada ketua Rt  dan ke Polsek Karangrayung.

Mendengar Laparan warga Kapolsek Karangrayun Kompol Sukardi bersama KSPK Polsek Karangrayung dan anggota, Kanit Reskrim,Anggota dan Tim medis Puskesmas Karangrayung 2 mendatangi TKP dan memeriksa korban.

Hasil dari pemeriksaan ditemukan tanda bekas jerat pada leher korban,ditemukan sperma pada kemaluan korban dan dubur mengeluarkan kotoran,tidak ditemukan Tanda tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban serra mengamankan barang bukti sebuah tali tampar plastik warna biru panjang kurang lebih 1,5 meter.

Dari kesaksian warga bahwa  korban mempunyai riwayat penyakit  gangguan kejiwaan yang tidak kunjung sembuh.

Setelah diperiksa kemudian menyerahkan jenasah korban kepihak keluarga dan membuat pernyataan dari pihak keluarga  bahwa pihak keluarga menghendaki tidak dilakukan autopsi.Kemudian dimakamkan ditempat pemakaman umum Desa Nampu Karangrayung.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...