Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , » Lelang Bengkok Desa Toko Penawangan Merosot Karena Biaya Panen Mahal & Faktor Jarak Tempuh

Lelang Bengkok Desa Toko Penawangan Merosot Karena Biaya Panen Mahal & Faktor Jarak Tempuh

Lelang Bengkok Desa Toko Penawangan Kabupaten Grobogan Merosot Karena Biaya Panen Mahal & Faktor Jarak Tempuh
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Bertempat di Balai Desa Toko   Kecamatan Penawangan
Kabupaten
Grobogan Jawa Tengah Pada Selasa Pagi (19/3)Pukul 09.00 WIB Pemerintah Desa Toko yang dipimpin oleh Kepala Desa Toko Kades Kristihandayani (43) melaksanakan kegiatan Lelang Tanah Kas Desa tiap tahun periode 2019-2020 berjalan nyaman tertib dan terkendali.

Desa Toko Kecamatan Penawangan yang terdiri dari 5 Dukuh diantaranya Dukuh Paras,Dukuh Karang Nongko,Dukuh Toko,Dukuh kidul,dukuh lor yang tebagi terbagi menjadi 16 RT dan 4 RW memiliki lahan tanah pertanian yang subur,sehingga sebagian penduduk hidup sebagai petani.

Hadir dalam acara lelang bengkok desa tersebut Perusda BPR Bank BKK,Muspika Penawangan,Camat Penawangan Drs.Kasan Anwar MM,Kapolsek Penawangan AKP Wakijo SH serta Danramil Kecamatan Penawangan yang diwakili oleh Babinsa Bripka Munawar dan Bhabinkamtibmas Brigpol Depi,Ketua panitia lelang LPMD Edi Riyanto,SE (42),BPD Penawangan sekaligus Ketua Gapoktan Desa Toko Ahmad Kamsuri (45),Kadus Toko Supriyanto (42),Satpol PP Kasi Tratibun (Keamanan dan Ketertiban Umum) Hantono (47),Sekdes Desa Toko Purnomo SH,Bagian Pemerintahan Desa Kecamatan Penawangan Edi Susanto(37),beserta peserta lelang sebanyak 70 warga Desa Tuko Penawangan Kabupaten Grobogan Jawa - Tengah.

Ketua BPD/Gapoktan Desa Toko Kecamatan Penawangan Ahmad Kamsuri mengatakan."Tahun ini lahan pertanian penduduk sebagai Kas Bengkok Desa Toko mengalami penurunan hasil panen,seperti disebelah timur yang berdekatan dengan Desa Candi hal ini juga disebabkan karena kekurangan air,lahan persawahan mengandalkan air dari Pompanisasi yang diambilkan dari sungai Serang,bahkan keluhan dari petani jarak tempuh aliran air dari suplay air Serang menuju sawah sangat jauh,selain itu lahan sawah disebelah timur jembatan Serang untuk biaya panen sangat mahal sekali,karena hasil panen diangkut ke jalan dengan jarak tempuh 4 Kilometer.Desa Tuko mengandalkan Sawah dari tadah hujan dan sangat kekurangan air hal ini menyebabkan turunya harga lelang dengan rata rata 1/4 bahu yang awalnya seharga Rp 4.500.000,-turun menjadi Rp 2.000.000,-Jelas Ketua BPD Ahmad Kamsuri.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

BERITA POLRI

BERITA TNI

NESTAPA

INFO BUNUH DIRI

KEJAHATAN KRIMINAL

BENCANA ALAM

KAPOLDA

KODAM IV DIPONEGORO

PARADIGMA

NASIONAL

LINTAS PERISTIWA

IKLAN PARIWARA

JUAL BELI

LOKER

BARANG DAN JASA

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...