Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Ketrampilan    Hiburan    Lintas Pantura    Kuliner    Wisata Grobogan   
Home » , , , , , , , , » Sumber PAD Karangsari Brati Merosot 30 Juta,Meski Berhasil Lelang 32 Hektar Bengkok

Sumber PAD Karangsari Brati Merosot 30 Juta,Meski Berhasil Lelang 32 Hektar Bengkok

Sumber PAD Karangsari Brati Merosot 30 Juta,Meski Berhasil Lelang 32 Hektar Bengkok
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Kecamatan Brati
terdiri dari 9 Desa antara lain,Desa Temon, Jangkungharjo,Katekan,Karangsari,Kronggen,Lemahputih,Mendiran,Tegalsumur dan Tirem tepat di Desa Karangsari pada Senin Pagi (18/3)2019 Pukul 08.30 WIB berlangsung acara kegiatan Lelangan Bengkok Desa di Balai Desa Karangsari Kecanatan Brati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Karangsari memiliki 9 Dukuh diantaranya Dukuh Panjunan, Karangsari,Mangonan,Gading, Sawit,Santren,Pulorejo dan Mbono, 75 persen penduduknya adalah petani.Ratarata sawah 1/4 bahu mencapai Rp.2.500.000,~itupun tergantung lokasinya.

Setelah 120 Petani warga Desa Karangsari Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah berkumpul dibalai Desa Karangsari kemudian acara  Lelangan sawah bengkok Desa dibuka.

Hadir Dalam Acara Lelang Camat Brati Drs.Bambang Lunto Lagiyono,Muspika Kecamatan Brati,Satpol PP Kecamatan Brati,ketua LPMD Purnomo,Ketua BPD Karangsari H Suwarjo Ketua Panitia Lelang Sekdes Emi Sugiarti,Babinsa Serma Suwartoyo,Babinkamtibmas Bripol Sigid Gendro,Kapolsek Brati AKP Sugiyanto SH, Danramil Brati Kapten Susilo Bimo Prasetyo,BKK

Dalam sambutanya Kades Karangsari Hartini mengatakan."Alhamdulillah hari ini petani warga Desa Karangsari Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah sudah berkumpul dibalai Desa Karangsari dalam lindungan Allah SWT,sehingga dapat mengikuti Lelangan sawah bengkok Desa,Sebelum kami membuka acara Lelang Bengkok Desa,harapan saya Petani warga Desa Karangsari harus tetap semangat dalam menanam padi dan palawija,meski tahun ini musim penghujan dan sebagian lahan pertania masih tergenang air banjir,namun kita harus dapat  menjadi penyangga pangan di wilayah Kecamatan Brati Grobogan meski lahan masih membutuhkan air tadah hujan dan pompanisasi yang diambilkan dari sungai lusi.Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih mines Rp 30 Juta hasil lelangan dari 32 hektar dan dari 1/4 hektar seharga Rp  2.500.000,karena Desa Karangsari selalu banjir.Saya berharap genangan air bisa  perlahan surut sehingga petani bisa menggarap lahanya,agar keadaan kembali normal."Jelas Suhartini.(Gus Murgan)

SHARE :
CB Blogger

Head Line Metro Realita

 
Copyright © 2015 Metro Realita News. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...